Tren Masa Mendatang Industri Logistik Indonesia
Frost & Sullivan memprediksi industri logistik Indonesia akan tumbuh sebesar 14.2 persen hingga Rp. 1,408 triliun (US$153.54 miliar) pada 2012 dibandingkan prediksi tahun lalu sebesar Rp. 1,233 triliun (US$134.46 miliar).
Gopal R, Vice President, Transportation & Logistics Practice, Frost & Sullivan Asia Pasifik mengatakan bahwa para penyedia layanan logistik di Indonesia sebaiknya beralih dengan menawarkan solusi logistik khusus untuk industri spesifik, seperti barang konsumsi harian, konstruksi suku cadang, dan pertambangan, dibandingkan dengan jasa logistik umum yang ada saat ini.
Ia menambahkan bahwa jaringan logistik pusat industri harus dikembangkan di daerah luar Jakarta untuk meningkatkan akses ke pelabuhan Tanjung Priok di mana hambatan arus lalu lintas yang tinggi di Jakarta berakibat pada waktu tempuh yang lebih lama, penundaan pengiriman dan inefisiensi rantai pasokan.
Pemerintah Indonesia juga sebaiknya mengintegrasikan pusat-pusat transportasi – pelabuhan laut, bandar udara, terminal dan pusat – pusat distribusi – dengan jaringan transportasi dan mengembangkan infrasuktur logistik yang terbaik demi efisiensi distribusi.
“Perusahaan-perusahaan juga sebaiknya memperkuat kemampuan sumber daya manusianya dengan tenaga logistik profesional dan berpengalaman bersama dengan perluasan pasar. “ ungkap Gopal.
|